Amran Sulaiman mempunyai nama asli Andi Amran Sulaiman. Jika kita mencari jejak yang ada di internet, maka ia dikenal sebagai pengusaha yang sukses sekaligus politisi. Lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 27 April 1968. Saat ini mempunyai latar belakang pendidikan gelar sarjana, magister dan doktor dari Universitas Hasanuddin, Makassar.
Masa Kecil Amran
Amran Sulaiman dilahirkan dari keluarga yang terbatas dari 12 bersaudara. Beliau adalah anak ke 3 dari dua belas bersaudara. Meski dari keluarga kecil dan terbatas, mereka sudah diajarkan untuk bekerja keras.
Beliau menceritakan bagaimana duit 116.000 per bulan harus bisa mencukupi 12 orang anak dan kedua orangtuanya pada zaman itu. Oleh karena itu atas latar belakang demikian Amran dan saudaranya sudah terbiasa bekerja keras.
Pak Amran masih mengingat ketika ia masih berumur 9 tahun, kira-kira kelas 3 SD mau naik ke 4 SD sudah bekerja menjadi penggali batu gunung. Bebatuan ini berada di daerah pegunungan dan baru bisa digunakan ketika sudah diambil dengan cara manual. Hasil batu tersebut kemudian dijual ke proyek.
Hubungan Keluarga
Amran Sulaiman dikenal sebagai pekerja keras. Walaupun demikian ia mempunyai hubungan keluarga yang sangat kuat. Adiknya yaitu Andi Sudirman Sulaiman pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan. Bahkan ada artikel yang mencatat bahwa Pak Amran dikenal sebagai keturunan jauh dari raja Bone ke-23.
Berani Berproses
Ia menambahkan satu kalimat penting ketika di wawancarai oleh Kick Andy, yaitu berani berproses. Ia menilai salah satu kelemahan kita adalah mau sukses tapi tidak mau berproses.
Oleh karena itu maka kita harus pastikan untuk menjadi orang yang sukses kita jangan malu dan jangan malas untuk berproses. Karena proses sangat penting.
Harta Kekayaan
Menurut laporan yang di himpun dari LHKPN pada Januari 2025 kemarin, Amran Sulaiman mempunyai total harta kekayaan sekitar 1,2 Triliun. Sudah termasuk berbagai aset tanah dan bangunan 276 Milyar, kendaraan mewah senilai 15 Milyar, serta surat berharga dan kas yang jumlahnya ratusan milyar.
Sebagai kekayaan didapatnya dari bisnisnya di Tiran Group. Perusahaan tersebut adalah perusahaan konglomerat yang bergerak di berbagai sektor, seperti pertanian, pertambangan, dan perikanan.