Balik lagi ke topik bola jika sebelumnya saya posting tentang IRC dan Install Openvz7. Beberapa waktu yang lalu Neal Petersen di wawancarai oleh media terkait fanatismenya terhadap stadion utama GBK. Ia mengatakan stadion GBK tidak ada duanya, dan atmosfirnya sangat berbeda.
Dari Muda, Tua, hingga Anak-anak
Dalam wawancara singkat pria yang akrab dipanggil Neal ini membagikan opininya terhadap stadion GBK, mengapa begitu spesial diantara yang lain. Padahal ia sudah melalangbuana ke stadion internasional dan katanya SUGBK lebih spesial.
Katanya sangat berbeda di stadion GBK ini. Ia mengatakan yang datang ke pertandingan timnas tidak hanya pria saja, namun ada wanita, ada anak muda, bahkan mereka membawa anak-anak dan seluruh keluarganya untuk datang mendukung. Tidak hanya itu saja, para suporter sangat loyal bahkan menunggu sebelum menit pertandingan hingga after match.
Kedua kalinya ke Jakarta
Ia bercerita kalau dirinya sudah dua kali ke Jakarta. Tapi untuk ke Indonesia sendiri sudah ke lima kali. Neal ke Jakarta eksklusif hanya untuk menonton timnas Indonesia dan mendukung Haye, dan para pemain timnas lainnya.
Tadinya ia sangat ingin sekali mencoba atmosfer di stadion utama GBK seperti apa. Dan ternyata sungguh gila sekali, katanya. Dia pergi bersama teman dan kru staffnya (The Haye Way). Tidak lupa Neal menambahkan kalau Jakarta adalah kota kelahiran ayahnya, jadi ia cukup spesial dengan Jakarta.
Neal Petersen merupakan jurnalis berdarah campuran Indonesia-Belanda yang memulai kariernya di media internasional. Ia memiliki pengalaman luas dalam meliput isu sosial, budaya, dan politik, baik di Belanda maupun di Indonesia.
Dengan kemampuan bilingual, Neal mampu menjembatani dua budaya tersebut lewat karya jurnalistik dan podcast yang ia geluti. Profil Neal Petersen pun kian berkembang sebagai figur yang menginspirasi generasi muda keturunan Indonesia di Eropa.