Bersih bersih Bea Cukai Era Prabowo

Berita ini mungkin membuat kalian gembira. Yap, salah satu menteri andalan kita semua, yaitu Pak Purbaya ternyata bakal melakukan bersih bersih atau reformasi di Bea Cukai. Bahkan langkah ini dinilai sangat serius dan mendapatkan dukungan solid dari komisi IX DPR.

Pesan Dibalik Reformasi Bea Cukai

Salah satu poin yang dinilai menjadi pesan dibalik bersih-bersih bea cukai adalah barang ilegal dan istilah under invoicing. Mari kita bahas saatu per satu.

Kalian mungkin tidak akan percaya, namun ada beberapa oknum di bea cukai yang sudah bermain-main dengan memasukkan secara diam-diam barang ilegal. Barang ilegal yang dimaksud adalah praktek export import yang memanfaatkan banyak proxy. Sehingga harga bisa di manipulatif.

Sedangkan istilah under invoicing adalah barang yang masuk dan dilakukan taksir harga oleh pihak bea cukai untuk setelahnya dikenakan pajak yang berlaku. Namun sering kali barang yang dihargai dari pihak penjual sangat murah dari harga normal. Sehingga barang tersebut tidak dikenakan pajak, atau pajaknya menjadi sangat rendah.

Laporan buruk dari masyarakat

Sedangkan yang terakhir adalah sudah terlalu banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan bea cukai bekerja seenak jidat. Mulai dari perorangan, bahkan hingga badan usaha. Ini sudah berlangsung beberapa generasi dan entah sudah berapa dekade berjalan.

Bahkan sempat viral beberapa kasus diantaranya pada Maret 2023 lalu. Dimana barang yang seharusnya gratis malah dikenakan pajak. Bahkan pada saat ini twitter sempat bergejolak dan kebanyakan dari mereka setuju kalau kinerja bea cukai dirasa tidak becus.

Anggota Komisi XI DPR dukung Reformasi Bea Cukai

Bahkan anggota komisi XI DPR mendukung penuh menteri andalan kita semua, Pak Purbaya untuk melakukan reformasi atau bersih-bersih di bea cukai. Yang paling disoroti oleh bea cukai adalah under invoicing dan barang ilegal. Perbaikan bea cukai merupakan kebutuhan mendesak mengingat berbagai persoalan yang selama ini membayangi kinerja lembaga tersebut.

Satu Tahun Perbaikan Citra

Bea cukai diberikan waktu kurang lebih 1 tahun untuk membereskan citranya ke masyarakat. Laporan yang masuk ke nomor Pak Purbaya kebanyakan dari bea cukai. Oleh karena itu bea cukai diberikan waktu 1 tahun untuk melakukan perbaikan citra. Jika tidak, maka nasib 16 ribu pegawainya bakal dirumahkan dan diganti oleh Swiss SGS.

Secara singkat Swiss SGS ini adalah kepanjangan dari Société Générale de Surveillance artinya perusahaan multinasional Swiss yang berkantor pusat di Jenewa, yang menyediakan layanan inspeksi , verifikasi , pengujian , dan sertifikasi.

Pada zaman Soeharto pernah dilakukan keputusan sangat menarik, dimana bea cukai dibekukan karena kinerjanya yang hancur, dan digantikan oleh Swiss SGS ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *