Cara Expand Partisi Disk /dev/vda

Linux

Kembali lagi dengan tips dan trick mengenai Linux. Kali ini kita belajar bagaimana cara expand partition disk misal /dev/vda. Biasanya kasusnya terjadi ketika kamu membeli VPS dengan virtualisasi KVM, lalu kamu melakukan upgrade disk, misal 120 GB ke 240 GB. Maka partisi /dev/vda kita lebarkan terlebih dahulu.

fdisk /dev/vda

Kita gunakan fungsi fdisk /dev/vda untuk masuk ke menu utilisasi fdisk. Software ini bawaan dari Linux, jadi sebenarnya kita tidak perlu menggunakan gparted atau tools lain. Kebanyakan case partisi disk KVM nya bakal /dev/vda namun ada beberapa yang menggunakan penamaan berbeda.

[root@par2-eu ~]# fdisk /dev/vda
Welcome to fdisk (util-linux 2.23.2).

Changes will remain in memory only, until you decide to write them.
Be careful before using the write command.


Command (m for help):

Sekarang kita cek dulu table nya dengan memilih p

Command (m for help): p

Disk /dev/vda: 257.7 GB, 257698037760 bytes, 503316480 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk label type: dos
Disk identifier: 0x000940fd

   Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/vda1   *        2048   251658206   125828079+  83  Linux

Oke, ternyata kita punya sekitar 240 GB disk yang bisa kita lebarkan. Dalam hal ini saya akan menggunakan semua 1 partisi tersebut untuk penggunaan productions.

Delete Partisi

Hal pertama yang dilakukan adalah delete partisi dulu. Tenang saja, ini tidak akan menghapus seluruh file kalian. Kita pilih d

Command (m for help): d
Selected partition 1
Partition 1 is deleted

Partisi Baru

Oke kemudian kita buat partisi baru pilih n

Command (m for help): n
Partition type:
   p   primary (0 primary, 0 extended, 4 free)
   e   extended
Select (default p):

Kita pilih primary yaitu p
Kemudian pilih partition nomor 1
Lalu First sector pilih default value 2048 kemudian pilih last sector default (langsung enter).

Using default response p
Partition number (1-4, default 1):
First sector (2048-503316479, default 2048):
Using default value 2048
Last sector, +sectors or +size{K,M,G} (2048-503316479, default 503316479):
Using default value 503316479
Partition 1 of type Linux and of size 240 GiB is set

Finishing

Kemudian pilih 83 untuk kode Linux.
Terakhir, jangan lupa w untuk alter disknya.

Command (m for help): t
Selected partition 1
Hex code (type L to list all codes): 83
Changed type of partition 'Linux' to 'Linux'

Command (m for help): w
The partition table has been altered!

Calling ioctl() to re-read partition table.

WARNING: Re-reading the partition table failed with error 16: Device or resource busy.
The kernel still uses the old table. The new table will be used at
the next reboot or after you run partprobe(8) or kpartx(8)
Syncing disks.

Oke semua sudah selesai. Tinggal reboot server. Beberapa tipe server mungkin tidak bekerja kpartx dan partprobe, maka dalam hal ini reboot saja.

Kemudian kita gunakan df -h

Jika masih belum berubah maka gunakan :

resize2fs /dev/vda1

Semoga berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *