Dilansir dari beberapa sumber berita digital terpecaya, ada berita mencekam, yaitu pabrik VinFast yang baru diresmikan lalu kemudian di demo oleh ratusan warga sekitar. Padahal itu pabrik belum 24 jam diresmikan, tapi sudah mulai di demo. Kalau begini caranya, masyarakat Subang belum siap…
Di Demo Warga

Ternyata, maksud warga lokal (warlok) melakukan demo ke pabrik baru VinFast diarenakan warga sekitar memasang syarat agar pabrik tersebut memprioritaskan warga lokal sebagai tenaga kerjanya. Bahkan tidak sedikit warga lokal yang terkena hasutan dan omongan dari oknum yang asal bunyi bahwa warga lokal tidak akan dipekerjakan di pabrik baru tersebut.

Padahal kata CEO dari VinFast tersebut mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa mereka bakal memprioritaskan warga lokal dalam rekrutmen karyawan. Beritanya saja muncul kurang lebih 5 hari yang lalu semenjak aksi demo tersebut.
Terkena Hasutan
Sayangnya masyarakat di Subang kadung termakan hasutan dan provokasi adanya karyawan yang akan digunakan pada pabrik VinFast tersebut bakal menggunakan asal Vietnam. Sayangnya masyarakat Subang terlalu rendah literasi untuk mengerti secara garis besar ini.
Minim Literasi dan SDM Rendah
Indonesia punya PR yang sangat banyak jika daerah tersebut dominan masyarakat yang minim literasi dan tingkat SDM yang cukup rendah, dimana sangat mudah sekali untuk terkena hasutan atau omongan miring yang belum tentu benar faktanya.
Efeknya sudah jelas, masyarakat tersebut secara tidak langsung mematikan investasi besar yang punya multiplier effect ke bidang usaha sektor lain. Pemerintah susah mendatangkan investor, tapi masyarakat lokal tidak nyambung dengan rencana pemerintah. Sangat sedih.
Berantas Ormas Meresahkan
Saya pribadi lebih berharap pemerintah pusat dapat melakukan tindakan yang terarah untuk meminimalisasi adanya ormas yang menghasut dan terkesan melucuti investor. Indonesia sudah menjadi negara antrian para investor asing agar dapat level up dengan negara lain. Jangan sampai gara-gara ormas ini batal investasi triliunan rupiah tersebut bisa terhambat. Yang rugi daerah sekitar dan masyaratk.