Pas banget setelah sahur saya melihat berita wacana pemerintah import beras dari Amerika Serikat sebesar 1000 ton. Katanya Menko Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan sih beras ini khusus dan terbatas. Hanya untuk orang yang kena penyakit gula, jadi bukan untuk konsumsi sehari-hari.
Beras Khusus
Salah satu poin penting yang saya dengar dari perkataan Pak Menko adalah ini adalah beras khusus. Artinya memang bukan untuk di konsumsi sehari-hari, dan lebih ke komersil, seperti pengobatan atau restoran khusus. Katanya ini sama saja seperti beras Jepang yang di import ke Indonesia dengan segmen komersil dan terbatas pada restoran dan hotel saja.
Swasembada Pangan
Mengapa saya membawa topik ini? Karena ini kaitannya dengan swasembada pangan. Karena pada tanggal 7 Januari 2026 lalu, Pak Prabowo resmi mengumumkan bangsa Indonesia setelah sekian lama telah dinyatakan sebagai swasembada pangan beras. Namun ternyata masih butuh import beras jenis lainnya lagi demi memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Sektor Komersil
Melihat komentar yang ada di netizen saya yakin dan paham betul apa yang ingin kalian sampaikan hihi. Tapi kita harus tahu guys, di negara tercinta ini yang tinggal di sini bukan hanya orang Indonesia saja. Ada orang Rusia, ada orang Jepang, ada orang bule, dsb. begitu juga dengan lini bisnis yang ada di negara kita. Ada bisnis orang timur tengah, orang barat, orang timur, bahkan ada bisnis dari Tiongkok juga. Karena Indonesia belum mampu memenuhi jenis beras tertentu, maka wajar jika melakukan import jenis tertentu.