Install Proxy IRC – The Lounge

Proxy IRC adalah hal yang taboo sejak dulu, dan banyak yang menggunakan proxy IRC agar nickname di server IRC tersebut tetap online 24 jam meski sebenarnya kita sudah log off atau pc laptop kita sudah dimatikan. Fitur ini tentu sangat penting bagi kalian yang membutuhkan availability 24 jam di channel IRC tersebut. Ada tools baru bernama The Lounge dan ini berbasis web. Sangat praktis dan bisa digunakan di lintas platofrm.

Kembali ke IRC

Akhir-akhir ini di kantor mengembangkan beberapa penerapan dan implementasi AI berbasis cloud dan automation. Well, saya sendiri enggak terlalu antusias karena kita semua mengejar automation dan laporan cantik, tapi menurut saya kita masih stuck di implementasi penjualan serta revenue. Lebih baik kita fokus kepada bagaimana cara meningkatkan penjualan secara signifikan dan terukur, ketimbang mengembangkan teknologi yang masih di stage early access.

Keistimewaan The Lounge

Pada beberapa website lainnya saya menggunakan AI untuk merangkum artikel, tapi khusus di blog ini saya tulis sendiri dengan kedua tangan dan otak saya sendiri, tanpa menggunakan AI untuk generate atau membuatkan artikel. Ini kita membicarakan The Lounge yang versi self hosted.

  • Interface yang modern.
  • Mudah di mengerti.
  • Built in browser.
  • Lintas platform, karena di browser.
  • Bisa putar logs kembali ketika login.
  • Responsive.

Dilihat dari spesifikasi dan source yang dibutuhkan, minimal menggunakan RAM 1 GB dan disk 10 GB. Serta OS yang dibutuhkan Ubuntu terbaru juga bisa. Yang perlu di garis bawahi adalah harus install NodeJS dan NPM versi LTS terbaru.

Install Docker

Step pertama adalah install nodejs dan npm secara bersamaan. Ingat, gunakan sistem operasi yang LTS dan belum end of service. Ingat, pastikan sudah menggunakan nodejs versi LTS.

apt install ca-certificates curl
sudo install -m 0755 -d /etc/apt/keyrings
curl -fsSL https://download.docker.com/linux/debian/gpg -o /etc/apt/keyrings/docker.asc
sudo chmod a+r /etc/apt/keyrings/docker.asc

sudo tee /etc/apt/sources.list.d/docker.sources <<EOF
Types: deb
URIs: https://download.docker.com/linux/debian
Suites: $(. /etc/os-release && echo "$VERSION_CODENAME")
Components: stable
Architectures: $(dpkg --print-architecture)
Signed-By: /etc/apt/keyrings/docker.asc
EOF

Kita update.
Dilanjutkan install docker.

apt update
apt install docker-ce docker-ce-cli containerd.io docker-buildx-plugin docker-compose-plugin

Lanjut install The Lounge.

Install The Lounge

Siapkan mesin vm minimal yang saya katakan sebelumnya. Tapi di case ini saya menggunakan 2 GB ram, 1 CPU, dan 40 GB SSD serta 1 Gbps network. Saya menggunakan Debian 13 minimal.

Kita buat direktori projeknya.

mkdir -p /opt/thelounge
cd /opt/thelounge
touch docker-compose.yml

Lalu kita isikan file docker-compose.yml sebagai berikut :

Di sini saya menggunakan port 9000 untuk login. Baik itu internal port dan public port. Timezone saya gunakan adalah Jakarta WIB.

services:
  thelounge:
    image: lscr.io/linuxserver/thelounge:latest
    container_name: thelounge
    environment:
      - PUID=1000
      - PGID=1000
      - TZ=Asia/Jakarta
    volumes:
      - ./config:/config
    ports:
      - 9000:9000
    restart: unless-stopped

Kemudian mari kita up kan.

docker compose up -d

Kalau mau penggunaan public (rame-an) tidak ada opsi playback logs dan tidak support specific user. Namun kalau mau digunakan private use (ada usernamenya, kita harus ganti public ke private.

nano /opt/thelounge/config/config.js

Kemudian set public ke false. By default public di set ke true. Lalu kita restart.

docker restart thelounge

Lalu masuk ke dalam container tersebut.

docker exec -it thelounge sh

Kemudian kita buat usernya.

thelounge help

Usage: thelounge [options] [command]

Options:
  -v, --version             output the version number
  -c, --config <key=value>  override entries of the configuration file, must be specified for each entry that needs to
                            be overriden
  -h, --help                display help for command

Commands:
  start [options]           Start the server
  install <package>         Install a theme or a package
  uninstall <package>       Uninstall a theme or a package
  upgrade [packages...]     Upgrade installed themes and packages to their latest versions
  outdated                  Check for any outdated packages
  storage                   various utilities related to the message storage
  list                      List all users
  remove <name>             Remove an existing user
  edit <name>               Edit user file located at /config/users/<name>.json
  add [options] <name>      Add a new user
  reset [options] <name>    Reset user password
  help [command]            display help for command

Environment variable:
  THELOUNGE_HOME            Path for all configuration files and folders. Defaults to /root/.thelounge

Mari kita tambahkan user. Pada saat itu juga kamu akan dimintai untuk input password langsung.

thelounge add user

OK. ketika semua sudah selesai, mari kita exit.

exit

Kemudian menuju ke browser http://IP server:9000. Gunakan port 9000 karena tadi kita set port 9000.

Lalu masukkan username dan password. voila! kemudian tinggal setup IRC server yang ingin kamu sambungkan. Harap diingat, karena fungsinya sama seperti bouncer, nickname kita akan tetap online 24 jam selama server kita menyala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *